Akses Jalan Kalibata Dibuka Usai Bentrokan, Namun Kemacetan Masih Mengular Panjang
Tangkapan Bitung — Akses Jalan Kalibata Setelah sempat ditutup total akibat bentrokan yang terjadi pada dini hari tadi, akses Jalan Kalibata akhirnya kembali dibuka oleh aparat kepolisian. Namun, pembukaan jalur ini belum mengembalikan kondisi lalu lintas seperti sediakala. Hingga siang hari, antrean kendaraan masih tampak mengular panjang di sejumlah titik, terutama dari arah Pancoran menuju Pasar Minggu.
Dampak Bentrokan: Jalan Dibuka Bertahap
Bentrokan yang melibatkan dua kelompok massa membuat petugas harus menutup jalan sejak malam, untuk menjaga keamanan sekaligus membersihkan puing-puing yang berserakan. Setelah situasi dinyatakan kondusif, polisi membuka kembali jalur tersebut secara bertahap.
Kendati demikian, proses normalisasi tidak semulus yang diharapkan. Sisa kericuhan seperti pembatas jalan yang tergeser, pecahan benda tumpul, hingga kendaraan yang rusak membuat arus kendaraan berjalan lebih lambat dari biasanya.
Seorang petugas di lapangan mengatakan:
Jalur sudah bisa dilalui, tapi belum 100 persen pulih. Banyak titik yang harus dibersihkan dan menjadi bottleneck.”
Baca Juga: Temu Harmoni Bitung Perkuat Kerukunan Umat Beragama
Kemacetan Masih Parah di Sejumlah Ruas
Pantauan di lapangan menunjukkan kemacetan masih terjadi di:
Simpang Kalibata City
Jalan Raya Pasar Minggu arah utara
Underpass Pancoran
Arah keluar Stasiun Duren Kalibata
Kepadatan ini diperparah oleh tingginya volume kendaraan pada jam kerja, serta pengguna jalan yang memilih jalur alternatif dan kembali masuk ke Kalibata secara bersamaan ketika jalur dibuka.
Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
Untuk mempercepat kelancaran arus, polisi menerapkan rekayasa lalu lintas sementara, di antaranya:
Pengalihan kendaraan besar dari arah Pasar Minggu
Penempatan tambahan personel di titik rawan
Manajemen lampu merah agar waktu hijau diperpanjang pada titik padat
Penutupan sementara salah satu putar balik yang dianggap memicu antrean
Upaya ini diharapkan dapat mengurai kemacetan dalam beberapa jam ke depan.
Warga Mengeluh, Aktivitas Terganggu
Sejumlah pengendara mengeluhkan keterlambatan aktivitas karena kemacetan panjang. Banyak yang terjebak hingga lebih dari satu jam di sekitar Kalibata, terutama karyawan perkantoran yang hendak menuju daerah Kuningan dan Gatot Subroto.
Baru bergerak sedikit setelah 30 menit. Jalanan benar-benar stuck,” ujar seorang pengendara motor.
Pengguna transportasi umum pun terdampak, termasuk penumpang KRL di Stasiun Duren Kalibata yang harus berjalan lebih jauh akibat penyesuaian akses keluar masuk kendaraan.
Akses Jalan Kalibata Pemulihan Diperkirakan Butuh Waktu
Pihak kepolisian memperkirakan kondisi lalu lintas baru akan benar-benar normal setelah seluruh sisa bentrokan dibersihkan dan arus kendaraan kembali stabil.
Pemerintah setempat juga menegaskan pentingnya menjaga ketertiban di kawasan padat penduduk seperti Kalibata agar insiden serupa tidak menimbulkan gangguan berkepanjangan.
Penutup
Meski akses Jalan Kalibata sudah kembali dibuka, imbas bentrokan masih terasa kuat dalam bentuk kemacetan parah yang melumpuhkan sebagian aktivitas warga. Aparat kini fokus menormalkan kondisi sambil memastikan situasi tetap aman dan terkendali.





