, ,

Pertamini di Demak Terbakar Api Justru Membesar Saat Disiram Air

oleh -98 Dilihat
oleh
Pertamini di Demak Terbakar

Pertamini di Demak Terbakar Api Justru Membesar Saat Disiram Air

Tangkapan Bitung – Pertamini di Demak Terbakar yang terletak di kawasan Demak, Jawa Tengah, mengalami kebakaran hebat pada malam hari. Kejadian ini sempat membuat warga sekitar panik, karena api yang membakar mesin pengisian bahan bakar tersebut justru semakin membesar ketika disiram air oleh petugas pemadam kebakaran dan masyarakat sekitar. Insiden ini menambah daftar kecelakaan yang melibatkan bahan bakar di daerah tersebut, menimbulkan kekhawatiran tentang potensi bahaya yang dapat timbul dari penggunaan pertamini yang semakin banyak tersebar di wilayah ini.

1. Kronologi Kebakaran

Kebakaran terjadi pada sekitar pukul 22.00 WIB, saat sejumlah pengendara motor tengah mengisi bahan bakar di pertamini yang berlokasi di Jalan Raya Demak-Purwodadi. Awalnya, api muncul dari salah satu komponen mesin pengisian bahan bakar yang tiba-tiba meledak akibat korsleting listrik. Beberapa warga yang melihat kejadian itu segera berusaha untuk memadamkan api dengan air.

Namun, tindakan tersebut justru memperburuk keadaan. Api semakin membesar setelah air disiramkan ke sekitar lokasi kebakaran, mengingat api yang berasal dari bahan bakar minyak (BBM) sangat mudah menyebar dan sulit dipadamkan dengan air biasa. Kejadian ini pun semakin menegangkan ketika warga setempat segera melaporkan kejadian itu kepada pihak pemadam kebakaran.Toko Material dan Penggilingan Padi di Demak Terbakar, Pemilik Rugi Rp 1,4 M

Baca Juga: Update Banjir Jakarta Minggu Siang 9 RT Masih Terendam 726 Warga Mengungsi

2. Reaksi Petugas Pemadam Kebakaran

Begitu mendapatkan laporan tentang kebakaran di pertamini, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Demak segera mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Dalam waktu singkat, tim pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan pembasahan dengan foam (busa), yang lebih efektif dalam menangani api yang melibatkan bahan bakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Demak, Budi Santoso, menjelaskan bahwa kebakaran ini melibatkan bahan bakar minyak yang mudah terbakar. “Karena ini melibatkan bahan bakar minyak, kami harus segera mengambil langkah-langkah pencegahan dengan menggunakan bahan pemadam yang tepat, seperti busa. Air tidak efektif dalam memadamkan api bahan bakar, malah bisa memperburuk kondisi. Beruntung kami cepat sampai di lokasi dan api berhasil dipadamkan,” kata Budi.

3. Pertamini di Demak Terbakar Penyebab Kebakaran

Sementara itu, penyebab kebakaran sendiri diduga akibat korsleting listrik pada instalasi listrik di mesin pertamini tersebut. Korsleting ini memicu percikan api yang kemudian menyambar bahan bakar yang sedang disalurkan melalui selang mesin. Dalam hitungan detik, api langsung membesar, menjalar ke seluruh bagian mesin, dan merembet ke sekeliling pertamini.

Pihak kepolisian setempat tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari kebakaran ini, termasuk mengecek kelayakan dan standarisasi keselamatan pada mesin pertamini yang digunakan. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang cukup besar.

4. Dampak Terhadap Masyarakat dan Pengendara

Peristiwa kebakaran ini mengganggu aktivitas masyarakat yang biasa mengandalkan pertamini sebagai sumber utama bahan bakar untuk kendaraan roda dua mereka. Kebanyakan pengendara motor yang berada di sekitar lokasi kejadian merasa terkejut dan takut, mengingat api bisa menyebar dengan cepat mengingat banyaknya bahan bakar yang tersedia di lokasi.

Salah seorang pengendara motor yang berada di lokasi kejadian, Toni, mengungkapkan ketakutannya. “Tadi saya baru saja mengisi bensin, lalu tiba-tiba api muncul begitu cepat. Semua orang langsung lari, saya juga takut kalau api meluas. Beruntung petugas pemadam datang dengan cepat, kalau tidak bisa-bisa kebakaran makin besar,” ujar Toni, yang hampir menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

5. Pertamini di Demak Terbakar Pentingnya Standar Keamanan Pertamini

Kejadian kebakaran ini kembali mengingatkan akan pentingnya standarisasi keselamatan pada pertamini yang beroperasi secara mandiri. Banyaknya pertamini yang berdiri di jalan-jalan raya tanpa pengawasan yang ketat membuat sejumlah pihak khawatir terhadap potensi bahaya yang ditimbulkan.

Sigit Priyanto, seorang ahli keselamatan kerja yang juga aktif dalam memantau regulasi keselamatan alat-alat peralatan industri, menyarankan agar pertamini yang beroperasi harus dilengkapi dengan peralatan pemadam kebakaran, seperti APAR dan alat pemadam khusus bahan bakar, serta melakukan pemeriksaan berkala terhadap instalasi listriknya. ““Pertamini yang tidak memiliki standar keselamatan yang jelas sangat berisiko. Pemerintah harus segera memperketat pengawasan terhadap operasional pertamini agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Sigit.

Pemerintah Kabupaten Demak pun mulai mempertimbangkan untuk mengeluarkan regulasi yang mewajibkan setiap pertamini untuk memenuhi standar keselamatan yang ketat, baik dari segi peralatan maupun pemasangan instalasi listrik yang lebih aman.

6. Upaya Pemulihan dan Tindak Lanjut

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas kepolisian melakukan pembersihan lokasi dan mengidentifikasi kerusakan yang ditimbulkan oleh kebakaran tersebut. Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, namun tidak ada korban jiwa atau luka-luka yang dilaporkan.

Pemilik pertamini yang mengalami kebakaran ini diminta untuk mengikuti prosedur hukum yang berlaku, serta memperbaiki fasilitasnya agar tidak menimbulkan risiko kebakaran di kemudian hari. Sementara itu, pihak berwenang berjanji akan meningkatkan pengawasan terhadap usaha-usaha pertamini yang semakin marak di wilayah Demak dan sekitarnya.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.