, ,

Trotoar di Pondok Indah Makin Rusak meski Sudah Diminta Dikembalikan Semula

oleh -36 Dilihat
oleh
Trotoar di Pondok Indah

Trotoar di Pondok Indah Makin Rusak Meski Sudah Diminta Dikembalikan Semula

Tangkapan Bitung – Trotoar di Pondok Indah di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, semakin memprihatinkan. Meskipun telah ada permintaan dari masyarakat dan berbagai pihak agar trotoar yang rusak tersebut segera diperbaiki dan dikembalikan ke kondisi semula, hingga kini upaya perbaikan masih belum menunjukkan hasil yang signifikan. Banyak warga yang mengeluhkan trotoar yang semakin rusak, bahkan ada yang menganggap perbaikan yang telah dilakukan tidak menyentuh inti masalah, yakni keberlanjutan pemeliharaan fasilitas pejalan kaki tersebut.

Pondok Indah, yang merupakan salah satu kawasan elit di Jakarta Selatan, kini menghadapi masalah serius terkait trotoar yang tidak hanya mengalami kerusakan fisik tetapi juga berpotensi membahayakan para pejalan kaki.

Trotoar Rusak: Ancaman Bagi Keamanan Pejalan Kaki

Sejak beberapa bulan terakhir, sejumlah bagian trotoar di Pondok Indah, terutama di sekitar pusat perbelanjaan dan kantor-kantor, mengalami kerusakan yang cukup parah. Paving block yang terlepas, permukaan yang bergelombang, dan lubang-lubang di jalan membuat pejalan kaki, terutama mereka yang menggunakan alat bantu, sangat sulit untuk melewati trotoar tersebut dengan aman.

Selain itu, keberadaan kendaraan yang sering parkir di sembarang tempat, terutama di depan pusat perbelanjaan dan restoran, juga mengurangi ruang bagi pejalan kaki. Hal ini semakin memperburuk kondisi trotoar yang seharusnya menjadi tempat aman bagi masyarakat yang ingin berjalan kaki. “Trotoar di sini sudah rusak parah. Banyak tempat yang bahkan tidak bisa dilalui karena berlubang atau tertutup oleh parkir liar. Kami sering terpaksa berjalan di jalan raya yang jelas membahayakan keselamatan,” keluh Andi, seorang warga Pondok Indah yang kerap melintas di kawasan tersebut.Pembangunan Trotoar di Jl Sentra Primer Ditarget Kelar April

Baca Juga: Truk Pengangkut Material Sekolah Rakyat Terjun ke Jurang di Kulon Progo

Selain itu, trotoar yang rusak juga menjadi penghalang bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik. Warga dengan disabilitas, ibu hamil, hingga orang tua harus berhati-hati saat berjalan, atau terpaksa menghindari trotoar sama sekali dan memilih berjalan di jalan raya yang lebih berisiko.

Permintaan Perbaikan yang Belum Terealisasi

Masalah kerusakan trotoar ini bukanlah hal baru bagi warga Pondok Indah. Sebelumnya, beberapa organisasi masyarakat, warga setempat, dan pengamat infrastruktur sudah mengajukan keluhan kepada pemerintah kota Jakarta Selatan dan meminta agar pihak terkait segera melakukan perbaikan.

“Sudah banyak laporan yang kami sampaikan, baik lewat media sosial, laporan langsung, maupun melalui aplikasi pengaduan. Kerusakan yang terjadi berulang kali menunjukkan bahwa perawatan dan pengelolaan trotoar di kawasan tersebut kurang maksimal.

Respon Pemerintah: Janji Perbaikan Belum Terwujud

Pihak Pemerintah Kota Jakarta Selatan melalui Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengaku telah menerima keluhan terkait kerusakan trotoar di Pondok Indah. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hendra Laksana, dalam beberapa kesempatan menyampaikan bahwa pihaknya sudah merencanakan perbaikan dan penataan ulang trotoar di beberapa titik kawasan, termasuk Pondok Indah.

Namun, meskipun ada pernyataan tersebut, janji perbaikan tersebut belum tampak realisasinya di lapangan. Hal ini menimbulkan ketidakpuasan di kalangan warga yang merasa bahwa pemerintah tidak cukup responsif terhadap kebutuhan masyarakat dalam hal infrastruktur pejalan kaki. “Kami sudah mendengar janji perbaikan dari pemerintah, namun hingga sekarang tidak ada kemajuan yang signifikan. Kondisi trotoar malah semakin buruk,” ujar Andi, yang kembali menyoroti lambannya proses perbaikan trotoar tersebut.

Beberapa pengamat infrastruktur pun menilai bahwa Pemerintah Kota Jakarta Selatan harus lebih fokus pada kualitas dan keberlanjutan proyek perbaikan trotoar, serta memastikan bahwa pihak terkait benar-benar memperhatikan kebutuhan para pejalan kaki. Menurut mereka, proyek perbaikan trotoar bukan hanya sekadar estetika, tetapi juga soal memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi warga kota yang memilih berjalan kaki.

Trotoar di Pondok Indah Kritik terhadap Perawatan dan Pengelolaan Infrastruktur

Pentingnya pengelolaan dan perawatan infrastruktur jalan, terutama trotoar, menjadi sorotan banyak pihak.  Trotoar seharusnya bukan hanya menjadi pelengkap, tetapi elemen penting dalam mendukung mobilitas warga.

Pakar transportasi dan infrastruktur, Arif Rahman, menyatakan bahwa trotoar yang baik adalah elemen kunci dalam menciptakan kota yang ramah pejalan kaki dan berkelanjutan. “Perawatan trotoar seharusnya menjadi prioritas dalam pembangunan dan pemeliharaan kota. Jika trotoar rusak dan tidak terawat, maka akan mengganggu kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang memilih berjalan kaki. Selain itu, kerusakan ini juga akan memperburuk citra kota secara keseluruhan,” jelas Arif.

Arif menambahkan bahwa pemerintah seharusnya lebih transparan dalam merencanakan anggaran dan pelaksanaan perbaikan infrastruktur, termasuk trotoar. “Pengelolaan anggaran yang baik dan pelaksanaan perbaikan yang tepat waktu akan sangat membantu mencegah kerusakan yang lebih parah di masa depan,” tambahnya.

Harapan Warga: Perbaikan Menyeluruh dan Berkelanjutan

Para warga Pondok Indah berharap agar pemerintah segera melakukan perbaikan trotoar secara menyeluruh dan berkualitas, serta memastikan bahwa proses pemeliharaannya dapat berlanjut dengan baik. Mereka juga menginginkan adanya penataan yang lebih baik, termasuk pembenahan parkir liar yang seringkali merusak trotoar dan menambah masalah kemacetan di kawasan tersebut.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.