Bitung – Viral Kasus Perundungan Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan dugaan aksi perundungan antar-pelajar di salah satu SMK di Kota Bitung.
Dalam video yang beredar di media sosial Facebook, seorang siswa berseragam sedang duduk sambil memegang handphone.
Tiba-tiba, ia dianiaya oleh siswa lain yang hanya mengenakan celana seragam.
Peristiwa itu juga direkam oleh sesama siswa yang ada di lokasi kejadian.
Baik pelaku, korban, maupun siswa yang merekam video tersebut berasal dari sekolah yang sama.
Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Ahmad A. Ari membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, kasus ini telah ditangani secara serius oleh pihak kepolisian dan sekolah,” ucap Ahmad, Kamis (18/9/2025).
Rabu (17/9/2025), pihaknya sudah mempertemukan pihak yang berselisih.
Pertemuan difasilitasi oleh Satgas TP2K (Tim Penanganan dan Penyelesaian Kekerasan) Sekolah, guna mencari penyelesaian secara kekeluargaan.
Baca Juga : Penikaman di Kalekube Kepulauan Sangihe, Pelaku Ditangkap Polisi

Pertemuan kemarin dihadiri oleh kepala sekolah, ketua komite sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Kanit IV PPA Satreskrim Ipda P Palendeng, kakak kandung korban, serta seluruh siswa yang terlibat dalam insiden tersebut.
AKP Ahmad juga mengungkapkan bahwa motif dari tindakan perundungan tersebut adalah bentuk balasan atas dugaan perundungan sebelumnya yang dilakukan oleh korban terhadap teman dari pelaku.
Ada dua poin kesepakatan dalam pertemuan kemarin.
Poin pertama, siswa yang terlibat dalam aksi perundungan wajib membuat pernyataan dan permohonan maaf secara tertulis.
Poin kedua, sekolah akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku jika tidak kembali ke sekolah dalam waktu 1×24 jam.
“Meski telah dilakukan mediasi, kami dari Polres Bitung tetap akan melakukan pemantauan atas tindak lanjut dan penanganan internal yang dilakukan oleh pihak sekolah,” tegas Ahmad.
Ia mengimbau masyarakat khususnya pelajar agar tidak menyelesaikan masalah dengan cara kekerasan.
“Saya berharap pihak sekolah dapat semakin memperkuat pengawasan serta pembinaan kepada siswa agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tutupnya.
kami dari Polres Bitung tetap akan melakukan pemantauan atas tindak lanjut dan penanganan internal yang dilakukan oleh pihak sekolah,” tegas Ahmad.





